Program Pemberdayaan Fakir Miskin

17th Friday, 2010

Dokumentasi Penyerahan Bantuan Mensos RI pada Wagub NTB untuk kegiatan Rehabilitasi Rumah Tidak layak Huni di Kecamatan Empang Kab. Sumbawa.

Program Pemberdayaan Fakir Miskin (P2FM) di Nusa Tenggara Barat diarahkan pada pemberian bantuan stimulant modal usaha dan bantuan stimulant Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH).

Aktualisasinya dilaksanakan melalui tahapan kegiatan meliputi ; Pemetaan social, seleksi dan verifikasi data;  Bimbingan pendampingan; Bimbingan penumbuhan KUBE    ( untuk penerima bantuan  stimulant modal usaha)  dan atau  Bimbingan pemanfaatan bantuan  (untuk penerima bantuan stimulant perbaikan perumahan) ; bimbingan teknis, penyaluran bantuan ; bimbingan lanjut dan Moneva.

Pemberian bantuan stimulant modal usaha dilakukan dengan  menggunakan pendekatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Jumlah bantuannya adalah     Rp. 20.000.000 (untuk KUBE penumbuhan); Rp.30.000.000,- (untuk KUBE pengembangan/ P2FM-BLPS) dan Rp. 250.000.000,-(untuk Bantuan lanjutan pola terpadu   KUBE LKM). Sedangkan jumlah Bantuan stimulant untuk RS-RTLH  adalah  Rp. 5.000.000- 10.000.000,- Per-KK.

Jumlah sasaran yang telah diberikan pada 2 tahun terakhir ini adalah 5500,- KK untuk bantuan stimulant modal usaha  dan 550 KK untuk bantuan  Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni.

Pada Tahun 2009 Kegiatan Rehabilitasi Sosial Rumah tidak layak huni  dilaksanakan pada 3 lokasi yaitu :

  1. Desa Empang Atas  Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa  berjumlah  50 KK berasal dari Bantuan Gubernur Nusa Tenggara Barat dan 200 KK berasal dari bantuan Menteri Sosial RI,yang diserahkan langsung oleh Menteri sosial RI dan Gubernur Nusa Tenggara Barat di Lokasi Kegiatan.Pelaksanaan Kegiatan tersebut dimotori oleh  Karang Taruna “Berang Bayan”  bersama pemerintah desa dengan melibatkan partisipasi warga masyarakat setempat . Total anggaran untuk untuk kegiatan dimaksud adalah Rp. 1.250.000.000,-
  2. Desa Jerowaru dan Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Jumlahnya 100 KK dengan total anggaran Rp  1.000.000.000,-dan dana sharing  dari Pemda Lombok Timur sebesar Rp.98.000.000,-Kegiatan RS-RTLH dilaksanakan oleh KK miskin penerima bantuan bekerjasama dengan manunggal TNI serta melibatkan pemerintahan setempat serta instansi teknis  yang tergabung dalam Tim Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh Terpadu Kabupaten Lombok Timur.Pada tahun 2010 Kegiatan Kegiatan Rehabilitasi Sosial Rumah tidak layak huni  akan dilaksanakan pada 2 kabupaten yaitu :
    1. Kabupaten Lombok Barat tepatnya di Desa Jagaraga Kec. Kuripan dan   Desa sekotong  Tengah Kecamatan Sekotong
    2. Kabupaten Lombok Utara di Desa Gangga Kecamatan Gondang dan Desa Singgar Penjalin Kecamatan Tanjung.

    Jumlah RTLH yang akan direhabilitasi adalah 200 KK dengan total anggaran Rp. 2.000.000.000,-. Selain itu  akan didukung pula dengan dana pembangunan sarana lingkungan  untuk masing-masing lokasi.

    Pemerintah Provinsi NTB dalam mensukseskan program ini telah menyiapkan dana sharing untuk RS-RTLH sebesar Rp. 520.000.000,- yang direalisasikan kepada kelompok melalui Cash Transfer sebesar Rp. 26.000.000 perkelompok.

    Adapun hasil- hasil dari pelaksanaan Program pemberdayaan fakir miskin antara lain :

  3. Bantuan stimulant Modal usaha   bagi KK fakir Miskin adalah terbentuknya kelompok usaha sebagai sarana untuk meningkatkan pendapatan dalam rangka  meningkatkan taraf  kehidupan yang wajar.
  4. Bantuan stimulant Rehabilitasi sosial Rumah Tidak Layak Huni adalah tersedianya rumah yang nyaman dan sehat, tertatanya lingkungan  bersih.